DMI.OR.ID, BOGOR – Aula utama masjid Al-Hurriyah di kompleks Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi saksi bisu dari pelaksanaan sholat Shubuh berjamaah oleh 1.000 mahasiswa baru (maba) angkatan ke-52 (tahun 2015). Para maba IPB itu memakai pakaian dengan setelan atas putih dan celana hitam. Suasana berbeda ini terjadi pada Sabtu (1/9) lalu.

 

Seperti dikutip dari laman http://www.hidayatullah.com, Wakil Rektor Bidang Akademik IPB, Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS, menyatakan bahwa Gerakan Sholat Shubuh Berjama’ah ini sengaja dilakukan untuk memperingati berdirinya IPB pada 1 September 1963, 52 tahun silam.

“Shalat Subuh adalah kewajiban setiap Muslim yang harus dilaksanakan sebagaimana shalat wajib yang lain. Gerakan Shubuh Berjamaah ini bukan semata-mata formalitas saja. Semoga kegiatan ini digerakkan oleh hati sehingga akan berkelanjutan ke depan,” tutur Yonny pada Selasa (1/9).

Sambutan singkat Wakil Rektor ini menandai pidato simbolis peresmian “Gerakan Shalat Subuh berjamaah” di masjid Al Hurriyyah, Kampus IPB, Bogor. Acara ini dilanjutkan dengan pembukaan Peringatan Dies Natalis IPB ke-52 di Gimnasium IPB.

Acara pun berlanjut dengan khutbah yang sampaikan oleh Ustadz Syamsudien, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hurriyyah, Kampus IPB, Bogor.

“Salah satu kebanggaan umat Islam adalah ketika bisa berjamaah dalam kebaikan, demikianlah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam (SAW) ketika masjid pertama dibangun di Madinah,” papar Ustadz Syamsudien pada Selasa (1/9).

Saat itu, ungkapnya,sahabat Bilal RadiAllahu Anhum (RA) mengumandangkan adzan dan para sahabat lainnya segera berbondong-bondong meramaikan masjid untuk mendirikan shalat.

“Ketika yang di depan berdiri, yang di belakang ikut berdiri, lalu saat yang di depan rukuk, yang di belakang pun ikut rukuk. Ketika yan di depan bersujud, yang di belakang juga ikut bersujud. Semua ini bukan karena pemimpin, melainkan karena Tuhannya,” jelasnya.

Gerakan Shalat Subuh Berjamaah ini juga serentak dilaksanakan oleh jamaah mahasiswi di asrama putri Program Pendidikan Kompetensi Umum (PKPU) IPB yang terletak di 5 titik (Asrama A1-A5).

Sebelumnyanya, shalat Shubuh berjamaah sudah menjadi kebiasaan yang dilaksanakan di setiap gedung. Kegiatan serupa seperti pembagian jadwal imam shalat, jadwal tausyiah, dan pembacaan kitab Riyadush Shalihin selepas shalat juga dirutinkan sebagai sarana pendukung.

Seusai melaksanakan shalat Subuh berjamaah, mahasiswa putra dan putri angkatan 2015 IPB lalu mengenakan almamater kebanggaan mereka dan bersama-sama bergerak menuju Gimnasium IPB untuk mengikuti upacara pembukaan Dies Natalis IPB ke-52.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani