DMI.OR.ID, JAKARTA – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menyeleggarakan kegiatan buka puasa bersama pada Jumat (10/7) petang, sebagai bentuk syukuran terhadap prestasi kader BKPRMI yang menjadi Juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) se-Asia Tenggara di Malaysia baru-baru ini.

Seperti dilansir laman http://www.koran-sindo.com, Ketua Umum BKPRMI, H. Said Aldi Al Idrus, menyatakan hal itu saat buka puasa bersama Ketua Dewan Penasihat BKPRMI, Dr. Drs. H. Muhammad Idrus Marham, MSc, di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jum’at (10/7).

Alhamdulilah, kita menjadi juara satu qariah dan juara tiga qari dan ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami. Kegiatan ini juga sebagai ajang evaluasi terhadap kegiatan BKPRMI yang telah dilaksanakan selama 6 bulan terakhir,” papar Said Aldi.

Menurutnya, BKPRMI sedang mengagendakan pertemuan pemuda se-dunia di Jakarta pada Agustus 2015, serta jambore remaja masjid se-Asia Tenggara pada Oktober 2015 nanti.

“Insya Allah pada Agustus mendatang, kami membuat agenda pertemuan pemuda Islam se-dunia, yang akan diikuti oleh 3.000 peserta dari 28 negara. Kegiatan lainnya yakni jambore remaja masjid se-Asia Tenggara pada Oktober 2015 di Jakarta,” jelasnya.

Dalam sambutannya Ketua Dewan Penasihat BKPRMI, Idrus Marham, menyatakan remaja masjid harus membuktikan diri dengan memiliki peran yang sentral di masyarakat. Hal ini penting demi memajukan kehidupan umat dan bangsa.

“Remaja masjid harus bisa selalu tampil dengan jiwa mujahid atau jiwa pejuang. Ciri utama remaja masjid adalah senantiasa menjadi mujahid, pejuang di tengah-tengah masyarakat. Saya selaku mantan ketua umum (BKPRMI) mengingatkan hal ini,” tegasnya.

Menurutnya, kemajuan bangsa Indonesia sangat tergantung dari kiprah umat Islam karena mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim. “Apabila umat Islam Indonesia tidak maju, tidak berkembang, tidak kuat, tentu hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan bangsa secara umum,” jelasnya.

Dalam acara ini, hadir pula sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BKPRMI dan beberapa tokoh senior BKPRMI.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani