DMI.OR.ID, TAPIN – Bupati Tapin, Drs. H. Muhammad Arifin Arpan, M.M., telah meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Al Munaa pada Senin (1/8) di Desa Timbaan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kami siap membantu pembangunan Masjid Al-Munaa. Namun, pembangunannya jangan hanya mengandalkan pemerintah daerah (pemda) karena pendanaan bisa juga digali dari masyarakat,” tutur Arifin pada Senin (1/8), seperti dikutip dari laman http://banjarmasin.tribunnews.com/

Misalnya, lanjut Arifin, setiap warga membantu Rp 1.000. Meskipun nilainya kecil, tetapi kalau terkumpul di seluruh desa, jadi dana yang terkumpul besar.

“Masjid juga harus menyemarakkan syiar agama jika sudah selesai pembangunannya,” ujar mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapin itu.

Ketua panitia pembangunan Masjid Al-Munaa, Maha Jaderi, menyatakan luas tanah masjid itu berukuran panjang 59 meter dan lebar 53 meter dengan ukuran masjidnya sekitar 25 x 25 Meter.

“Jumlah masyarakat Desa Timbaan terus bertambah sehingga diperlukan pembangunan masjid yang lebih besar agar dapat menampung jamaah,” ungkapnya.

Dalam acara ini, turut hadir Wakil Bupati Tapin, Ir. H. Sufian Noor, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Tapin, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abdul Fatah, S.Pd., dan sejumlah kepala dinas dan tokoh-tokoh masyarakat.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani