DMI.OR.ID, JAKARTA – Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bertekad terus menggalakkan program keluarga berencana berbasis dorongan keagamaan. Hal ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara DMI dan BKKBN pada Senin (5/12) siang.

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), DR. H. Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) DMI, menyaksikan penandatanganan MoU itu pada Senin (5/12) di Istana Wapres, Jakarta, dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II DMI.

MoU ini ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) DMI, Drs. KH. Masdar Farid Mas’udi, M.Si., dan Kepala BKKBN, dr. H. Surya Chandra Surapaty, M.P.H., Ph.D., serta disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A.

“Dahulu, masyarakat mengikuti program keluarga berencana karena keterpaksaan akibat masalah ekonomi, namun sekarang masyarakat dapat merencanakan dengan baik program keluarga berencana tanpa paksaan, bahkan berbasis dorongan keagamaan,”  tutur Wapres Jusuf Kalla.pada Senin (5/12).

Salah satunya, lanjut Wapres, adalah kerja sama antara DMI dan BKKBN untuk menggalakkan program keluarga berencana berbasis dorongan keagamaan. DMI juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) guna memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat yang tinggal di sekitar masjid.

Menurutnya, program kerja sama DMI dengan Kemensos dan BKKBN ini dapat semakin meningkatkan fungsi masjid, memakmurkan dan dimakmurkan masjid, sehingga pengurus masjid dapat semakin mendekatkan diri dan memakmurkan masyarakat.

“Semakin banyak kegiatan di masjid, maka semakin banyak saldonya, memakmurkan masjid berarti mendekatkan diri kepada masyarakat dan memakmurkan masyarakat (jamaah) di sekitar masjid, itulah harapan kita semua,” ungkapnya.

Dalam acara pembukaan ini, turut hadir Ketua Organizing Committee (SC) dan Steering Committee (SC) Rakernas II DMI, yakni Dr. H. Munawar Fuad Noeh, M.A., yang juga Sekretaris PP DMI, dan Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, yang juga Ketua PP DMI Bidang Sarana Hukum dan Waqaf.

Hadir pula Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dr. H. Sofyan Abdul Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D., dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkminfo) RI, Drs. H. Rudiantara, M.B.A. Keduanya juga menjadi Ketua PP DMI dan Ketua Departemen Kominfo, Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri (HAL-LN).

Juga hadir Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Prof. Dr. dr. H. Fahmi Idris, M.Kes., yang juga Ketua PP DMI Bidang Kesehatan, Lingkungan Hidup, dan Kepemudaan, serta Staf Khusus Wapres RI, H. Syahrul Ujud, S.H., yang juga Sekretaris PP DMI.

Acara pembukaan ini diakhiri dengan do’a yang dipimpin oleh Ketua PP DMI Bidang Dakwah dan Pengkajian, KH. Ahmad Bagdja, dan foto bersama Wapres Jusuf Kalla dengan para peserta dari Pimpinan Wilayah (PW) DMI dari 34 provinsi se-Indonesia.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani