DMI.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) menjadi narasumber dalam Dialog Spesial Ramadhan bertajuk Memakmurkan Masjid. Acara ini ditayangkan secara langsung/ live pada Kamis (2/7) malam di Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Dalam acara ini Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Drs. H. Rudiantara, MBA, hadir sebagai narasumber bersama-sama dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, MA, dan Direktur Eksekutif BMM, H. Iwan Agustiawan Fuad.

Kegiatan ini dipandu oleh presenter TVRI dan dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari PP DMI dan BMM, termasuk Ketua Umum Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam (BPTKI), Ustadzah Dra. Hj. Siti Fatimah Abdul Manan, SH, MM, dan Ketua Umum PP Korps Muballigh-Muballighah DMI, Ustadzah Hj. Suryati Uwais, S.Ag.

BPTKI dan Korps Muballigh-Muballighah merupakan dua Badan Otonom (Banom) DMI yang turut hadir dalam acara ini. Hadir pula Bendahara PP DMI, Dra. Hj. Dian Artida, dan Anggota Departemen Pengembangan Ekonomi Umat dan IPTEK, Ir. H. Sugijono, SE.

Hadir pula Sekretaris Departemen Komunikasi, Informasi (Kominfo), Hubungan Antar Lembaga (Hubla) dan Hubungan Luar Negeri (Hublu) PP DMI, Hery Sucipto, Lc, MM.

Dalam dialog spesial ini, moderator dan tiga narasumber lainnya berama-sama membahas hal-ihwal peran dan fungsi masjid untuk sebesar-besarnya kemaslahatan ummat serta berbagai upaya yang sudah, sedang dan akan dilakukan oleh DMI untuk memakmurkan masjid.

Dalam acara ini, Menkominfo Rudiantara yang mengaku sebagai pegiat masjid juga menyampaikan capai-capaian yang telah dilakukan oleh PP DMI di bidang revitalisasi akustik masjid.

“Hingga saat ini, terdapat sekitar 10.000 masjid yang sudah dibenahi akustiknya dan tersebar di seluruh Jawa dan Bali. DMI sudah menyediakan 50 mobil akustik masjid yang tersebar di Jawa dan Bali,” tutur Rudiantara pada Kamis (2/7) malam.

DMI, lanjutnya, akan menyediakan 50 mobil akustik lagi dalam beberapa bulan ke depan guna merevitalisasi akustik masjid di Pulau Sumatera. “Kita perlu memaksimalkan peran dan fungsi masjid bagi ummat,” ujarnya.

Sementara Direktur Eksekutif BMM, Iwan Agustiawan Fuad, mengucapkan terima kasih dan rasa syukurnya atas terselenggaranya kerja sama antara DMI dan BMM dalam program Gerakan Cinta Masjid.

“Alhamdulilah, program Gerakan Cinta Masjid ini dapat terselenggara dengan baik di Bulan Ramadhan 1436 Hijriah ini. Selama ini, manajemen masjid jarang disentuh dan dikelola secara profesional sehingga kondisinya amat memprihatinkan,” papar Iwan.

Melalui program ini, lanjutnya, BMM akan membantu pemberdayaan masjid secara profesional demi memakmurkan dan memaksimalkan manajemen dan tata kelola masjid.

“Kalau perlu, masjid-masjid harus meraih ISO atau standar internasional dalam hal manajemen masjid. Dengan program Gerakan Cinta Masjid, kami targetkan 1.000 masjid dapat dikelola secara profesional untuk tahun ini,” jelasnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani