DMI.OR.ID, LAMPUNG SELATAN – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan kegiatan bertajuk: Sosialisasi Mobil Akustik dan Pemelihara Masjid pada Kamis (15/9) di Aula Sebuku, Lamban Rakyat, Lampung Selatan.

Seperti dikutip dari laman http://lampungselatankab.go.id/, Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, dan Ketua PD DMI Kabupaten Lampung Selatan, H. Syihri Munir, S.Ag. 

Turut hadir Ketua Mustasyar DMI Kabupaten Lampung Selatan, H. Antoni Imam, S.E., Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Lampung Selatan, KH. Hamim Fadhil, dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU Lampung Selatan, H. Nur Mahfud.

Dalam sambutannya, Ketua PD DMI Kabupaten Lampung Selatan, H. Syihri Munir, menyatakan mobil akustik masjid itu adalah bentuk pelayanan DMI terhadap masjid-masjid yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Terkait pengoperasian mobil akustik ini, pengurus masjid atau musholla dapat menghubungi teknisi apabila membutuhkan perbaikan sound system masjid. Selain itu, ada juga jasa cleaning servive, yang semuanya gratis dan tidak dipungut biaya,” papar Syihri.

Sedangkan Wakil Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyatakan rasa keprihatinan terhadap peralatan akustik (tata suara) yang kualitasnya buruk di masjid-masjid di Lampung Selatan.

“Banyak jamaah masjid yang tidak bisa mendengar suara dari khatib atau penceramah di masjid sehingga materi dakwah sering tidak terserap dengan baik oleh para jamaah. Jika kualitas suaranya bagus, tentu penyampaian dakwah akan terserap oleh jamaah,” tutur Nanang pada Kami (15/9).

Hal ini, lanjutnya, menjadi tugas DMI tentang bagaimana menata akustik atau tata suara masjid sehingga penyampaian ilmu agama tidak terhambat.

Nanang Ermanto pun berharap agar seluruh pengurus DMI Kabupaten Lampung Selatan dapat ikut serta mengembangkan ide dan gagasannya dalam rangka memakmurkan masjid, melalui kegiatan pembenahan tata suara (sound system) yang ada di masjid-masjid dan kegiatan lainnya.

“Ke depan, saya berharap mobil unit pemelihara akustik dan tata suara masjid ini pengunaannya tidak hanya sebatas untuk pemeliharaan kualitas akustik saja, tetapi juga dapat digunakan untuk kegiatan lainnya yang bersifat positif,” jelasnya.

Penulis: Muhamamd Ibrahim Hamdani