DMI.OR.ID, GAZA – Innalillahi wa innalillahi rooji’un, 27 warga Palestina syahid dan 1.700 orang lainnya luka-luka sejak pecahnya Intifadah III pada awal Oktober 2015. 1.000 orang diantaranya mengalami luka serius akibat terkena peluru militer pasukan zionis Israel.

Ketua koordinator Yayasan Daarul Qur’an Nusantara cabang Gaza, Palestina, H. Abdillah Onim, menyatakan hal itu pada Selasa (13/10) sore Waktu Indonesia Barat (WIB), dalam rilisnya kepada DMI.OR.ID langsung dari Gaza City, Palestina.

“Sejak pecah Intifadha III, awal oktober 2015 lalu, seluruh rakyat Palestina dari berbagai wilayah (Jalur Gaza dan Tepi Barat) turun ke jalan untuk melakukan perlawanan terhadap militer dan pasukan zionis Israel,” tutur Abdillah Onim yang juga jurnalis Suara Palestine.

Menurutnya, hari ini saja, Rabu (13/10), dua orang Yahudi Israel tewas dan lebih dari 20 orang lainnya terluka parah, delapan orang diantaranya termasuk pasukan militer zionis Israel. “Mereka (militer Israel) tampak lari tunggang langgang penuh ketakutan, HasbunAllah wa ni’mal wakil,” papar Onim.

“Pukul 10.00 Pagi waktu Gaza, Rabu (13/10), seorang pemuda Palestina di kota tua Al-Quds telah melepaskan tembakan, menyiram, dan menghujani militer Yahudi dengan peluru-peluru dari senjata otomatis. Akibatnya, 20 orang Yahudi mengalami luka-luka parah, delapan diantaraya militer Yahudi israel. Allahu akbar 33x,” jelasnya.

Menurut Onim, aksi penembakan ini merupakan reaksi warga Palestia terhadap penyerangan dan pengepungan Masjid Al-Aqsha oleh ratusan warga yahudi Israel yang dikawal oleh militer zionis Israel pada Rabu (13/10) pagi.

Dampaknya, ungkap Onim, Wilayah Palestina di Tepi Barat kian bergejolak. Pemuda Palestina, baik pria, wanita, tua mupun muda ikut berbondong-bondong melakukan Operasi Kesyahidan dengan menggorok dan menikam pasukan zionis Israel dan warga Yahudi pendukungnya dengan pisau.

“Pada saat yang sama, pemuda Palestina di Kota Yalun melindas warga yahudi Israel yang bersikap ekstrim dengan menggunakan mobil. Sedangkan di kota tua Al-Quds, seorang pemuda Palestina mengendarai mobil dan melukan operasi dengan melindas yahudi Israel. Akibatnya, tiga orang luka-luka dan dua lainnya tewas. Allahu Akbar 33x,” ucapnya.

Hari ini, pungkasnya, ratusan warga Gaza pun turun ke jalan untuk melakukan aksi, sebagai bentuk kebencian dan kemarahan atas kekejaman yahudi terhadap masjid Al-Aqsa dan warga Palestina.

 

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani