DMI.OR.ID, JAKARTA – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, akan menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional  (Rakernas) II Dewan Masjid Indonesia(DMI) pada Rabu (7/12) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Jenderal Gatot akan membawakan materi bertema Peranan Masjid dalam Pelaksanaan Bela Negara.

Ketua Steering Committee (SC) Rakernas II DMI, Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, menyatakan hal itu pada Ahad (4/12) malam, saat diwawancarai DMI.OR.ID.

“Narasumber lainnya adalah Kepala Kepolisian RI (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., yang akan membawakan materi bertema DMI dalam Menghadapi Radikalisme dan Sektarianisme di Era Global Mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tutur Ustaz Natsir pada Ahad (4/12) malam.

Jenderal Tito, lanjutnya, akan menjadi narasumber dalam Rakernas II DMI pada Rabu (7/12) malam. Rakernas II DMI ini akan berlangsung sejak Senin (5/12) hingga Rabu (7/12) nanti serta dibuka langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, DR. H. Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) DMI di Istana Wapres.

Adapun tema Rakernas II DMI ini, lanjutnya, ialah Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid dalam Rangka Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Umat untuk Bangsa.

“Rakernas ini bertujuan untuk menetapkan langkah konsolidasi organisasi, menetapkan program unggulan DMI Hasanah untuk umat dan bangsa, dan menetapkan program kerja yang sinergis dan strategis, dan menetapkan rekomendasi yang strategis, serta mengevaluasi program kerja tahunan DMI,” paparnya.

Menurutnya, sasaran utama Rakernas II DMI ini ialah konsolidasi organisasi di tingkat Pimpinan Wilayah (PW) DMI untuk segera menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) bagi yang belum melaksanakannya,” imbuhnya.

DMI, jelasnya, memiliki sejumlah program unggulan dan strategis seperti Pembinaan dan Perbaikan Akustik/ Sound System Masjid.

“Program unggulan lainnya adalah Sertifikasi Tanah Masjid, dan program Eco Masjid dalam bentuk perbaikan sanitasi dan lingkungan masjid yang bersih dan sehat,” paparnya.

DMI, imbuhnya,  terus berupaya menggiatkan dan menyelenggarakan Pelatihan Management Masjid, serta Pelatihan Imam, Khotib dan Da’i.

Program strategis lainnya, ungkap Ustaz Natsir, ialah aplikasi mobile online untuk da’i serta program Pelatihan berbasis Teknologi Informasi (TI) dengan sertifikat internasional bagi Remaja/ Mahasiswa berbasis Masjid.

Sebelumnya, usai mengikuti Rakor di Istana Wapres bersama Panitia, Dr H Munawar Fuad Noeh, MA, Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Rakernas II DMI menyatakan bahwa Wapres Jusuf Kalla akan membuka Rakernas II DMI.

“Rakernas II DMI  insya Allah akan dibuka secara langsung oleh Wapres Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum PP DMI, pada Senin (5/12) siang, pukul 13.30 WIB di Istana Wapres RI, yang juga diisi Laporan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A. Acara pembukaan ini akan ditutup dengan pembacaan do’a oleh Ketua PP DMI, KH. Achmad Bagdja,” ucapnya.

DMI, jelasnya, juga akan menandatangani sejumlah Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan sejumlah instansi seperti Kementerian Sosial (Kemensos), dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Rakernas II DMI ini, lanjutnya, akan diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari perwakilan DMI Wilayah dari 34 provinsi se-Indonesia dan dari pengurus masjid raya di tingkat provinsi, termasuk badan otonom DMI di tingkat pusat, dan lainnya ialah pengurus PP DMI.

“Sebanyak 68 peserta berasal dari Ketua dan Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) DMI se-Indonesia, 34 perserta dari perwakilan pengurus Masjid Raya di tingkat provinsi, 16 peserta dari ketua dan sekretaris badan otonom (banom) DMI tingkat pusat, serta 32 peserta lainnya berasal dari PP DMI,” tutur Munawar.

Ketua SC Rakernas menambahkan, selain materi pembahasan yang bersifat internal, ajang Rakernas II DMI akan diisi dengan serangkaian paparan dari narasumber yang kami undang, diantaranya ialah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Ir. H. Rudiantara, M.B.A., dan Menteri Agraria dan Tata Ruang (TAR) / Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN), Dr. H. Sofyan Abdul Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D.

“Keduanya juga menjadi pengurus PP DMI, yakni selaku Ketua PP DMI Bidang Komunikasi, Informasi, (Kominfo), Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri (HAL/ LN). Menkominfo akan membawakan tema Kebijakan Masalah Pembenahan Akustik Masjid, sedangkan Menteri ATR akan membawakan tema Kebijakan Kementerian Agraria untuk Perceatan Sertifikat Tanah Waqaf Masjid ” imbuhnya.

Narasumber lainnya, lanjutnya, ialah Menteri Sosial RI, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.I.P., dan Menteri Agama RI, Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.A.P.

“Mensos akan membawakan tema Kebijakan Pembinaan Keluarga dan Masalah Sosial Lainnya, sedangkan Menag akan membawakan tema Kebijakan Kemenag RI dalam Pembinaan Rumah Ibadah (Masjid). Adapun Mendikbud akan membawakan tema Pembinaan Karakter Bangsa,” jelasnya

Seorang narasumber lainnya, imbuhnya, ialah Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Prof. Dr. dr. H. Fachmi Idris, M.Kes., yang juga Ketua PP DMI Bidang Kesehatan, Lingkungan Hidup, dan Kepemudaan. Ia akan membawakan tema Sosialisasi Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat Masjid.

Ustaz Natsir  juga mengungkapkan  bahwa rencana pembangunan gedung perkantoran DMI Pusat yang baru segera dapat terlaksana.

“Insya Allah, dengan tekad yang kuat dari Ketua Umum PP. DMI, maka Pak JK berazam (bersungguh-Sungguh) untuk membangun Gedung Perkantoran bagi PP. DMI di diatas tanah seluas 1025 meter persegi di  Matraman, Jakarta Timur,” jelasnya.

Hal ini penting, lanjutnya, dalam rangka menunjang kelancaran tugas-tugas PP DMI di masa mendatang.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani