DMINEWS, JAKARTA РMenteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menghadiri pembukaan acara Exhibition of Indonesia’s South-South and Triangular Cooperation atau Pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular Indonesia (KSSTI) di Jakarta pada Ahad (19/4) di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Lestari Priansari Marsudi, bertepatan dengan dimulainya Senior Official Meeting (SOM) Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 pada Ahad (19/4) pagi.

Dalam acara ini, hadir pula Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN), Dr. Andrinof Achir Chaniago, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn). Luhut Binsar Pandjaitan, dan Wakil Menteri keuangan (Wamenkeu), Mardiasmo.

Pameran ini diselenggarakan oleh Tim Koordinasi Nasional (TKN) KSSTI dan didukung oleh United Nations Development Program (UNDP) dalam Kerangka Kemitraan dan Perjanjian Indonesia-UNDP.

Dalam rilis resmi Panitia KAA, pameran KSSTI ini bertujuan untuk merealisasikan komitmen bersama guna memperluas kerja sama pembangunan.

Harapannya, pameran KSSTI ini dapat meningkatkan peran indonesia dalam tatanan global dan memenuhi visi Indonesia untuk menjadi mitra potensial dalam KSTTI

Bagi negara-negara di Asia dan Afrika, KSSTI merupakan perwujudan dari solidaritas diantara mereka yang berkontribusi untuk kemajuan nasional, kemandirian kolektif dan pencapaian tujuan pembangunan yang disepakati internasional.

Hal ini penting karena agenda dan inisiatif dalam kerangka KSSTI ditentukan oleh negara-negara Selatan, dipandu prinsip-prinsip menghormati kedaulatan nasional, kepemilikan nasional dan kemerdekaan, persamaan, non-kondisional, non-intervensi dalam urusan domestik dan saling menguntungkan.

Usai sambutan resmi, para menteri Kabinet Kerja yang hadir pun meninjau semua stand pameran yang ada dan berdialog dengan para penunggu stand.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani