DMI.OR.ID, DEPOK – Nuansa ukhuwah Islamiyah yang telah terbangun dengan baik selama sepekan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional (MN) XIV harus tetap terjalin dan berlanjut diantara para peserta, panitia dan pembina.

Harapan ini disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Anis, M.Met, dalam sambutannya di acara penutupan MTQ MN XIV di Balairung Kampus UI, Depok, pada Jum’at (7/8) malam.

“Semoga perhelatan ini dapat terus memacu dan memotivasi mahasiswa, khususnya peserta MTQ MN XIV, untuk memahami, mendalami, dan mengamalkan isi dan kandungan Al-Qur’an, bukan sekedar membaca (musabaqah) dan mencintai Al-Qur’an,” tutur Prof. Anis pada Jum’at (7/8) malam.

Menurutnya, perhelatan MTQ MN XIV ini telah berlangsung lancar, khidmat dan sukses dengan dukungan berbagai pihak, khususnya Menteri Riset, Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti), Prof. H. Muhammad Nashir, Ak, Ph.D., yang telah memberikan kepercayaan kepada UI sebagai tuan rumah MTQ MN XIV yang terbesar di tahun 2015 ini.

“Atas nama pribadi dan pimpinan UI, saya memberikan apresiasi tinggi untuk ketua dan jajaran Dewan Hakim MTQ MN XIV. Terima kasih untuk rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang telah mengikuti ajang MTQ MN XIV ini,” papar Anis.

Apresiasi luar biasa, lanjutnya, kami berikan kepada panitia dan semua pihak yang telah ikut berkontribusi untuk acara ini sehingga dapat berjalan baik dan sukses. Semoga partisipasi panitia dan para pihak yang mendukung acara ini dapat menjadi amal baik dan diridhoi Allah SWT.

“Selamat kepada anak-anakku yang telah berjuang mengikuti MTQ MN XIV ini.  Sampai jumpa pada MTQ MN XV pada 2017 nanti,” ujar Prof. Anis.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, acara penutupan ini berlangsung sangat meriah, atraktif dan dinamis dengan berbagai penampilan kesenian dari unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM) UI seperti Paduan Suara Paragita UI, Liga Tari Krida Budaya (LTKB) UI, dan Orkesta Mahawaditra UI.

Sekitar 2.700 mahasiswa baru (Maba) UI tahun ajaran 2015 juga hadir menyanyikan beberapa buah lagu dalam acara penutupan MTQ MN XIV ini, yakni lagu kebangsaan Indonesia Raya, Garuda Pancasila, dan Mars MTQ. Mereka memakai pakaian putih-putih dan memenuhi tribun atas di balairung kampus UI, Depok.

Sementara LTKB UI mementaskan tari Zapin Gasing dari etnik Melayu, Paragita UI menyanyikan dua buah lagu berjudul Para Pencari-Mu ciptaan Enda dari grup musik Ungu dan Always Be There ciptaan penyanyi Muslim asal negeri Pman Sam, Amerika Serikat, Maher Zain.

Prosesi lagu-lagu dalam pembukaan MTQMN XIV di balairung ini dipimpin oleh konduktor Drs. A.G. Sudibyo, M.Si, yang juga dosen ilmu komunikasi FISIP UI. Ia sering dijuluki dekan balairung karena telah menjadi pemandu paduan suara di balairung UI selama 33 tahun, sejak tahun 1985 silam.

Acara fenomenal lainnya ialah pertunjukan 1.001 angklung yang dipimpin langsung oleh Bapak Djoko Nugroho. 1.001 angklung itu dimainkan oleh para khafilah peserta MTQ MN XIV, Rektor UI, Ketua Umum Panitia Pelaksana MTQ MN XIV, Ketua Dewan Hakim MTQ MN XIV, serta para tamu undangan VIP (very important person) dan sebagian Maba UI.

Bahkan Menteri Riset, Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti), Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, terlihat sangat antusias bermain angklung bersama-sama undangan lainnya. Dalam permainan bersama ini, terdapat delapan jenis angklung dengan tangga nada diatonis, yakni Do, Re, Mi, fa, So, La, Si,dan Do (tinggi).

Hal unik lainnya, setiap angklung dengan nada berbeda itu diberi kata-kata seperti syukur, komitmen, integritas, jujur, disiplin, moral, kerja keras, percaya diri, dan amanat. Konduktor juga memimpin permainan angklung dengan rangkaian kata-kata penuh motivasi dari rangkaian kata-kata yang ada di angklung.

Kegiatan penutupan MTQ MN XIV ini diawali dengan penampilan lagu-lagu Islami berbahasa Arab yang dimainkan oleh grup marawis asal Univesitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan. Penampilan grup ini juga mendapat sambutan meriah dari para hadirin.

Adapun pembawa acara atau master of ceremony (MC) dalam acara ini ialah Drs. H. Agus Idwar dan Hj. Wisam Rohilina, SE, M.Ec. Keduanya memandu acara ini dengan sangat atraktif dan menggunakan tiga bahasa, yakni Arab, Inggris, dan Indonesia. Acara penutupan MTQ MN XIV ini dimulai sejak pukul 19.00 WIB hingga Pukul 23.00 WIB.

Bahkan grup nasyid Snada, salah satu pelopor musik nasyid acapella(paduan suara) sejak awal tahun 1990-an, yang seluruh personilnya juga alumni UI, turut hadir dan menghibur para hadirin dalam acara penutpan MTQ MN XIV ini di sesi terakhir acara. MC Agus Idwar pun pernah menjadi anggota grup nasyid Snada.

Grup nasyid Snada ini berhasil mencairkan suasana panggung dengan gembira dan menyanyikan beberapa lagu seperti Neo Sholawat. Bahkan MC Agus Idwar memakai kembali jaket kuning milik mahasiswa UI yang membuat hadirin bertepuk-tangan dan bergembira.

Sedangkan pembaca do’a dalam acara ini ialah Ketua Umum Pengurus Masjid Ukhuwah Islamiyah, Kampus UI, Dr. H. Muhammad Luthfi Zuhdi, MA, yang juga Ketua Program Pascasarjana Studi Kajian Timur Tengah dan Islam (PSKTTI) UI. Hadir pula Ketua Ikatan Alumni UI (ILUNI), Dr. Chandra Motik SH,M.Sc. dari Fakultas Ekonomi (FE) UI.   

Sebelumnya, para pemenang MTQ MN XIV dari 13 cabang lomba yang diperlombakan dipanggil satu per satu ke panggung utama. Mereka bergiliran menerima hadiah piala dari Rektor UI, Ketua Dewan Hakim MTQ MN XIV, Ketua Umum Panitia Pelaksana MTQ MN XIV, dan Menteri Ristek dan Dikti.

Nama-nama para pemenang juga diumumkan di dalam wide screen yang ada di panggung utama Balairung UI, termasuk juara umum pertama, kedua dan ketiga dalam kegiatan ini. Adapun MTQ MN XIV mengambil tema Membentuk Mahasiswa Yang Beriman, Bertaqwa dan Berakhlaqulkarimah Menyongsong Indonesia Emas.

Kegiatan ini diikuti oleh 1.863 peserta dari 167 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta. Adapun jumlah keseluruhan peserta dalam MTQMN ke 14 mencapai 1.863 orang dari 168 Perguruan Tinggi dan Swasta yang terdaftar di Direktorat Jenderal (Dirjen) Dikti. Kampus-kampus itu tersebar dari Merauke hingga Sabang, dan dari Miangas hingga Pulau Rote.

Dalam ajang MTQMN XIV ini, terdapat 13 cabang lomba, antara lain Musabaqah Tilawatil Qur’an,Musabaqah Tartilil Quran,Musabaqah Qira’at Sab’ah,Musabaqah Hifzhil Quran untuk 1 Juz, 5 Juz dan 10 JuzMusabaqah Fahmil Al-Quran, dan Musabaqah Syarhil Al-Quran, serta Musabaqah Khaththil Quran.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani