DMI.OR.ID, GORONTALO – Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Gorontalo bertekad untuk mendirikan Masjid Raya Gorontalo dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Hal ini menjadi salah satu program PW DMI Gorontalo di bawah pimpinan  Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd., yang juga Bupati Gorontalo

Seperti dikutip dari laman www.republika.co.id, Ketua PW DMI Gorontalo, Prof. Nelson, juga menyampaikan program-program DMI Gorontalo lainnya seperti konsolidasi organisasi dari tingkat provinsi hingga ke tingkat masjid, serta mengaktifkan kembali kegiatan majelis taklim, pengurus takmir, dan remaja masjid.

“Insya Allah, DMI Gorontalo akan mendirikan masjid raya di Provinsi Gorontalo dalam dua tahun ke depan. Kami juga akan konsolidasi organisasi dari tingkat provinsi hingga ke tingkat masjid,” tutur Prof. Nelson pada Senin (23/1).

Harapannya, lanjut Prof. Nelson, kegiatan-kegiatan majelis taklim, pengurus takmir, dan remaja masjid dapat berjalan efektif sehingga masjid-masjid menjadi makmur dan dapat memakmurkan umat.

“Saat ini, di Provinsi Gorontalo terdapat 2.300 masjid. Padahal, jumlah sekolah di provinsi ini hanya 1.800. Jadi lebih banyak masjid dibandingkan sekolah di provinsi yang dikenal sebagai penghasil jagung ini. Dari jumlah itu, 835 masjid berada di Kabupaten Gorontalo,” jelasnya.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, menyatakan hal itu saat memberikan sambutan dalam kegiatan bertajuk Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DMI Provinsi gorontalo, dan Pengukuhan 199 Guru Pendidikan Agama Bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Acara ini berlangsung di Gelanggang Olah Raga (GOR) David Tony, Kabupaten Gorontalo, dan dihaidiri oleh Menteri Agama (Menag) RI, Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, dan Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Gorontalo, Prof. Dr. H. Zuhdan Arief Fakhrullah, S.H., M.H., serta Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo, H. Fadli Hasan, S.T., M.Si.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani