DMI.OR.ID, LUBUK LINGGAU – Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan predikat Pelopor Pemberdayaan Masjid kepada Wali Kota Lubuk Linggau, Drs. H. SN. Prana Putra Sohe, M.M. dalam acara Pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Kelima (V) DMI Sumsel pada Sabtu (9/4) di Lubuk Linggau, Sumsel.

Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Ketua PP DMI Bidang Pemberdayaan Organisasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Drs. H. R. Maulany, S.H., dengan disaksikan Ketua PW DMI Provinsi Sumsel 2011-2016, Drs. H. Supadmi Kohar, M.M., dan Ketua Pimpinan Daerah (PD) DMI Kota Lubuk Linggau, H. Tarmizi Yusuf.

Hadir pula Manajer Operasional Tim Akustik PP DMI, Drs.H. Musfidarizal, M.M., dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel, H. Ahmad Nasuhi, S.Ag., yang hadir mewakili Gubernur Sumsel, Ir. H. Alex Noerdin, S.H., serta Bendahara Umum PW DMI Sumsel, Ustaz Hirzil Imani.

Adapun DMI Provinsi Sumsel juga memberikan penghargaan kepada Wali Kota Lubuk Linggau sebagai Kepala Daerah yang Peduli akan Kemakmuran Masjid. Penghargaan ini diberikan saat PW DMI Sumsel bersilaturrahim dengan Wali Kota di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot), Jalan Garuda, Kelurhan Kayu Ara, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, pada Kamis (31/3).

Seperti dikutip dari laman www.linggaupos.co.id, dalam sambutannya, Drs. H.R. Maulany menyatakan pemberian penghargaan kepada Wali Kota Lubuk Linggai ini merupakan kebanggaan bagi DMI karena bersedia mempelopori pemberdayaan dan kemakmuran masjid-masjid di Lubuk Linggau.tur Maulnay pada Sabtu (9/4).

Hal ini, lanjutnya, terbukti dengan program memakmurkan masjid yang sudah masuk dalam visi dan misi kota Lubuk Linggau, bahkan masuk menjadi salah satu fokus prioritas pembangunan.

“Kita ingin program ini berlanjut. Tidak hanya di fisik saja, namun hingga pemberdayaan seperti pendidikan dan pembelajaran kepada masyarakat di sekitar masjid sehingga akan berdampak meringankan beban pemerintah,” papar Maulany pada Sabtu (9/4).

Menurutnya, satu-satunya kepala daerah yang memasukkan program memakmurkan masjid dalam visi dan misi serta prioritas pembangunan adalah Wali Kota Lubuk Linggau. “Tentunya program ini dapat mewujudkan Linggau Madani seutuhnya. Maka, pertahankan dan tingkatkan,” tegasnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani